Kamis, 18 November 2010

Test Drive New Kia Pride Sedan M/T, Sensasi Sedan Ekonomis

OTOMOTIFNET - Bagi sebagian besar otomania,  punya sedan baru bagai mimpi. Selain harganya  muahal dengan banderol minimal Rp 200 jutaan, magnet MPV atau varian lain juga bikin  pasar sedan mengkerut.  Lihat saja data market share penjualan sedan setiap tahun yang enggak lebih dari 2%.

Padahal sedan itu adalah real passenger car alias enggak bukan angkut barang. Emmm bagimana jika ada sedan yang harganya cuma Rp 152, 5 juta(OTR). Nih coba lihat  New Kia Pride sedan!

Melihat bentuk luar New Kia Pride ini jelas terlihat kalau pabrikan tersebut berusaha ‘menggoda' masyarakat dengan tampilan yang sporti. Lihat saja air dam yang cukup di tengah-tengah bumper, ditutup oleh plastik dengan motif sarang tawon. Tidak seragamnya garis atas dengan bawah air dam justru mempertegas sportinya New Kia Pride.

Tak hanya bumper saja yang membuat tampilan gagah dari depan. Tengoklah lampu utamanya. Jika kebanyakan mobil reflector lampu bernuansa cermin, namun di mobil ini justru diberi warna hitam. Yup, benar pendapat Anda. Mobil jadi lebih sangar.

Lubang angin di bemper depan cukup besar

Pengaturan spion secara manual

Menarik dengan hanya dua warna (lampu belakang)
Bergeser ke samping, ternyata tak ada yang istimewa di mobil ini. Namun, jangan salah sangka, bagian terpanas justru ada di buritan. Bukan karena lokasi knalpot di belakang, namun lebih pada bentuk pantatnya.

Lihat dulu secara keseluruhan, betapa seksinya bagian bokong dengan kehadiran lampu yang didominasi warna merah serta sedikit warna putih. Ditambah bentuk lampu yang menarik semakin membuat buritan enak dipandang. Dimensi bagasi yang tak besar mengesankan kalau mobil ini cukup compact.  Meski kecil tapi daya muat bagasi cukup besar.

Setelah melihat keseluruhan, temukan detilnya. Tengok bagian bawah bemper belakang. Terdapat mini diffuser yang mempertegas kesan sporti dan pengguna mobil ini selayaknya memiliki jiwa muda.

Setelah puas ‘menyisir' eksterior, gantian interior. Sayang, nuansa yang dihadirkan kalah seksi dibanding luar. Meski kaca spion luar tetap bisa diatur dari dalam, namun masih manual. Belum ada sistem elektrikal di komponen pengintip bagian belakang tersebut. Demikian juga dengan power window, hanya bagian depan yang sudah sistem elektrik.

Puas mencermati bagian luar dan dalam saatnya mencoba mobil untuk mengetahui kondisi mobil sebenarnya. Jalur Jakarta-Tasikmalaya menjadi ajang ujicoba mobil. Kawasan tol Cikampek dan Cipularang menjadi tempat pas untuk mengetahui performa mesin. Tenaga mesin 1.400 cc menggila baru terasa pada raungan mesin di atas 2.500 rpm.

Lepas tol, menyusuri kawasan Nagrek dan jalan berliku Malangbong, Jabar membuktikan keandalan bagian suspensi dan handling. Suspensi pada mobil yang hanya tersedia manual ini cukup sporti, sama seperti tampang. Dampaknya mobil lebih stabil melahap tikungan-tikungan serta manuver ekstrem. Demikian juga dengan handling. Cukup responsif dan presisi.

Tapi, tentu paling menarik menyimak konsumsi bahan bakarnya. Trayek Jakarta-Tasikmalaya, New Kia Pride memiliki konsumsi bahan bakar 1 liter untuk 13,9 kilometer. Sedang konsumsi berputar-putar dalam kota mencetak 1 liter untuk 12 kilometer.
Hasil Tes
Akselerasi
0-100 km/jam 13,5 detik
40-80 km/jam 5,7 detik
0-402 m 19,2 detik
konsumsi bahan bakar (liter/km)
dalam kota 1/12
Konstan 100 km/jam 1/16,7
Luar kota 1/13,9
Penulis/Foto: Tim Otomotif / Reza

Komparasi Yamaha Scorpio Z Vs New Scorpio Z

Komparasi Yamaha Scorpio Z Vs New Scorpio Z



OTOMOTIFNET - Yamaha New Scorpio Z telah diluncurkan pada 21 September 2010, bertempat di kawasan Ancol, Jakut. Secara penampilan memang berubah total, menjadi lebih agresif dan sporti. Cita rasa yang disajikan meniru Yamaha MT-01 dan FZ-8. Selain bodi, tentu banyak perbedaan lain yang membuatnya jauh lebh menarik dibanding Scorpio Z. Nah biar tahu perbedaannya, yuk kita bahas lebih detail.

Pertama bicara dimensi, New Scorpio Z yang punya kode 54D jadi lebih panjang dan lebih berat dibanding Scorpio Z yang berkode 5BP. Tapi lebar keseluruhan jadi lebih ramping. Sedang sumbu roda, tinggi jok dan jarak terendah dengan tanah masih sama. Untuk jelasnya silakan amati tabel.

Selanjutnya perhatikan tangki bensin. Bentuk memang berubah total, lebih menggembung dan dilengkapi air scoop serta tutup tangki sporti. Sehingga terlihat lebih gagah. Namun daya tampung menyusut menjadi 13 liter, sedang pada 5BP sampai 13,5 liter.

Nah, pandangan mata pindah ke spidometer. Kendati kelengkapannya sama saja, namun tampilan berubah total jadi mirip tiga lingkaran berjajar. Paling jelas dimensi jadi membesar, sehingga lebih mudah dibaca. Lanjut pada setang. Kali ini milik 54D dibikin lebih pendek. Sehingga posisi berkendara sedikit lebih merunduk.

Tampilan knalpot dan bodi lebih kalem

Knalpot dan bodi lebih besar, tampak agresig
Nah di depannya terpasang lampu model baru yang dijuluki FZ-8 style. Yang jika diperhatikan bentuknya agak aneh. Dalamnya pakai multireflektor dan bohlam halogen jenis HS-1. Karakternya istimewa di posisi high beam, terang dan jauh.

Nah pasangannya lampu belakang dengan dimensi lebar, berisikan lampu bertampilan LED. Sayang dimensinya terlihat agak berlebihan. Untung sinarnya terang namun tak terlalu menyilaukan. Kombinasinya dengan sein yang bentuknya sama persis dengan milik V-Ixion.

Bagian bawahnya bersarang sepatbor yang lebih pendek namun lebar. “Sehingga jarak antara ban dan bodi jadi terlihat lebih jauh,” terang M. Abidin, Manager Technical Department-Service Division PT YMKI. Banyak yang mengira karena ada perubahan di sektor suspensi belakang, padahal sama sekali tak ada. Sedang sepatbor depan diberi lekukan baru agar lebih futuristik.

Sedikit geser ke tengah, bodi samping kini dibikin terpisah jadi dua. Desain lebih agresif terlihat dari lekukan tajamnya. Dan juga memudahkan mekanik saat pembongkaran. Sedang Scorpio Z menjadi satu bagian serta tak banyak lekukan.

Setang Scorpio lebih tinggi, posisi duduk santai


Setang New Scorpio Z lebih pendek, riding style merunduk
Nah joknya pun ada perubahan, terutama pada bagian pembonceng. Pada New Scorpio Z dibikin lebih tinggi 4 cm, sehingga pembonceng posisinya lebih nyaman dan tetap bisa ikut memperhatikan kondisi depan.

Rangka? “Sama sekali tak ada perbedaan dibanding Scorpio Z,” lanjut Abidin. Begitu pula mesin, spesifikasi tak berubah, namun tenaga dan torsi jadi lebih rendah. Scorpio Z 19 dk/8.000 rpm dan 18,23 Nm/6.500 rpm, sedang New Scorpio Z 18,2 dk/8.000 rpm, 17,5 Nm/6.500 rpm.

Pada bagian pembangkit tenaga yang beda hanya karburator yang kini menggunakan kabel gas tipe pull-pull. Bertujuan agar saat akselerasi maupun deselerasi lebih smooth. Selama ini Scorpio memang terkenal entakannya dasyat! Selesai? Belum, knalpot pun kini punya tampilan lebih fresh, dengan adanya cover yang membuatnya tampil lebih gagah dan agresif. “Juga desain peredamannya pun ada ubahan,” tutup Abidi.
Tabel dimensi :
ITEM 5BP 54D
Panjang Total 2.020 mm 2.025 mm
Lebar Total 770 mm 750 mm
Tinggi Total 1.090 mm 1.095 mm
Tinggi Tempat Duduk 770 mm 770 mm
Jarak Sumbu Roda 1.295 mm 1.295 mm
Jarak Terendah Ke Tanah 165 mm 165 mm
Berat Total 136 kg 141 kg
Penulis/Foto: Aant / Salim